Film Jomblo

Saya kena doktrin seorang teman bernama Adjo. dia suka sekali film ini. bahkan dengan 3 orang temannya yang lain, mereka saling memanggil dengan panggilan para tokoh di film ini. dulu saya sempet nonton film ini saat SD. engga begitu ngerti apa maksudnya, cuma nonton dan numpang ketawa. sampai akhirnya saya nonton ulang film ini, dan semuanya berubah...


saya jadi ngerti kenapa Adjo dan temen-temennya suka banget film ini.

ini keren, banget.

I mean, karena berlatar belakang cerita di Bandung. saya suka sekali film atau buku dengan latar cerita Bandung. dan salah satu bagian yang saya suka adalah opening animasinya. keren. waktu itu masih jarang banget film yang memadukan dengan animasi.

Film ini nyeritain proses pencarian cinta dari 4 pemuda lajang yang tinggal dan kuliah di Bandung. Mereka adalah Agus, Doni, Olif dan Bimo. keempatnya adalah mahasiswa jurusan Teknik Sipil di UNB.

soundtrack lagu ini diisi sama lagu seurieus. dan saya sukaaa banget semua lagunya! saya paling suka yang sendiri itu indah dan bdg 19 oktober. meskipun endingnya kurang memuaskan, tapi kita harus jeli akan maksud dari film ini, bahwasanya sekuat apapun persahabatan, bisa hancur karena cinta, dan wanita.

ada beberapa quotes dari film jomblo yang saya suka dan ingat, beberapa akan saya share di sini:

Agus :
“Lebih susah deketin wanita yang untuk hubungan serius daripada hubungan singkat”


Agus:
“Kita tuh harus berjuang edan-edanan. Rela untuk jungkir balik untuk ngedapetin wanita”


Agus:
“Kita udah persiapan selama dua tahun. Hancur dalam dua detik gara-gara ditolak. Dengan alasan ‘bukan tipe gue sih’. Wanita itu mempunyai absolutisme dalam memilih”


Oliv :
“Hati-hati, Mo. Suara bisa menipu”


Doni :
“Cinta bisa datang, cinta bisa memilih, cinta juga bisa pergi, tapi ada satu yang cinta ga’ bisa lakukan, cinta gak bisa menunggu”


Agus :
“Saya nggak tahan satu hari lagi gak dapat nomer telfon kamu”


Agus:
“Yang paling berat buat manusia tuh kemampuan buat memilih”


Narator :
“Satu hal yang berbahaya dari cinta adalah seringkali cinta membuat kita melakukan hal yang tidak pernah kita bayangkan”
Narator :
“hal-hal seperti ini (ML) harus dilakukan dengan penuh kesiapan, juga harus tanpa dosa”


Oliv :
“Bidadari pagi. engkau bidadari pagi. engkau ratu di hari rabu. engkau adalah embun yang telah melahirkan dan menetes saat mentari bersemi. engkau adalah sepi yang datang di antara petir badai menderu. engkau adalah sejuk yang angin bawa di februari. engkau adalah sinar yang mentari lahirkan setelah fajar pergi. engkau adalah air mata yang tangisku bawa ketika membayang kita berdua. engkau adalah alasan mengapa duniaku ada. Olivian Iskandar”


Bimo :
“Aku sih ndak pa pa. Kalian juga nggak salah gitu loh. tapi, olip udah nggak punya siapa-siapa lagi”


Narator :
“Cinta mah emang gak pernah bisa pake aturan. Ga’ bisa diraba dan ga’ bisa juga ditebak. meski kadang teh selalu bikin boong demi cinta. tapi cinta itu sendiri ya nggak pernah boong sama siapa-siapa”


Agus :
“Kalau saya terus nyari yang lebih baik, suatu saat juga saya akan ninggalin kamu. saya harus punya komitmen. dia juga gitu. kita berdua tu udah mau berubah”

Agus :
“Kalau gua sendiri mah ya, menurut gua mah gak bakal ada dua orang yang cocok banget. tetap harus saling mengerti saling menerima dan saling menghormati”

anyway, cerita jomblo ini berasal dari novel karangan Adhitya Mulya. yang akhirnya bisa saya baca! suka banget gaya bahasa dia dan diksi yang dipake, juga joke dalam footnote, hey! baru sekali ini saya liat ada orang yang becandain footnote, mungkin nanti akan saya tulis reviewnya.

sekarang, mari melanjutkan hidup sebagai, jomblo.