[Me]di[time]si

Kalau ditanya apa yang paling saya suka dalam hidup adalah bermalas-malasan, padahal katanya kalau bermalas-malasan itu temennya setan. Ya untunglah bukan saya yang jadi setannya.

Engga, bukan itu inti bahasan kali ini.

Akhir-akhir ini saya seperti kena azab, tau-tau sibuk, tau-tau engga punya waktu buat piknik, dan tau-tau engga bisa malas-malasan.

Semua diawali dengan saya dapat pekerjaan baru, lalu diminta buat ikut les tambahan, dan juga ikut salah satu organisasi kampus, belum lagi keseharian saya sebagai mahasiswa semester 6 di salah satu universitas di Bandung.

Sibuk.

Banget.

Untungnya semuanya sejauh ini menyenangkan, saya ketemu banyak orang baru, saya jadi lebih sering kumpul sama anak kampus, juga sekarang saldo rekening saya engga cuma 5 digit lagi -sudah termasuk 3 angka 0.

"Suka bosen atau bete banget ga sih sama rutinitas yang begitu?"

Sering!


Tapi saya punya beberapa cara buat mencoba engga melihara rasa bosan dan bete itu. Bisa disebut juga momen meditasi saya. Atau sebutlah Me-di-time-si, alias me time.